Showing posts with label Perkosaan. Show all posts
Showing posts with label Perkosaan. Show all posts

Thursday, November 28, 2013

Festival Asam:Heboh Berita Festival ‘PEMERKOSAAN’ Assam di India

Sheetinfo.com - India dan dunia dihebohkan berita yang dilansir National Reports (nationalreport.net) pada awal November lalu. Sebab situs berita asal Amerika Serikat tersebut mengabarkan terkait perhelatan tahunan, yang sangat aneh dan keji, Festival Assam di India.

Dinamakan festival Assam karena diselenggarakan di Assam, utara timur India. Dikisahkan dalam festival ini para gadis berusia tujuh hingga 16 tahun yang belum menikah memiliki kesempatan mencari perlindungan atau diperkosa selama festival berlangsung.

Seperti dilansir National Report, Madhuban Ahluwalia yang mengepalai festival tahunan mengatakan kepada wartawan acara ini sangat penting. Menurutnya ini adalah tradisi lama di Assam yang berlangsung sejak ribuan tahun tahun lalu.

“Kami memperkosa roh jahat yang ada dalam diri para gadis. Jika tidak, mereka akan menipu pada kami dan kami akan dipaksa untuk membunuh mereka. Sehingga festival ini sangat penting bagi kampung ini,” kata Ahluwalia.
Berita semakin diperparah dengan penjelasan bahwa pemenang dalam festival ini adalah warga yang bisa memperkosa wanita paling banyak. Dan dia berhak mendapatkan hadiah dan mendapat julukan kehormatan ‘The Baalkrishan’..
Seorang pemuda warga Assam bernama Harikrishna Majumdar mengungkapkan telah melakukan latihan sepanjang tahun demi memenangkan acara ini. “Saya akan mendapatkan sebagian besar korban perkosaan tahun ini. Saya sudah berlatih sepanjang tahun,” katanya.
“Saya telah berlatih memperkosa adik saya dan teman-temannya setiap hari. Saya akan menjadi bintang nomor satu di festival ini dan saya pasti akan mendapatkan hadiah Baalkrishan tahun ini,” kata pemuda berusia 24 tahun tersebut.
Sementara itu seorang gadis Assam bernama Jaitashri Majumdar menceritakan dirinya tahun lalu sempat nyaris melewati festival tanpa menjadi korban pemerkosaan. “Saat waktu hampir habis saya saya nyaris selamat.  Saya hampir sampai ke zona perlindunga di pinggir kota.”
“Tapi pada menit terakhir, sembilan pemuda menangkap dan memperkosa saya. Beruntung saya sekarang sudah sembuh. Sekarang saya bisa kembali berpartisipisi di acara tahun ini, atau kalau tidak saya akan dihukum mati dengan dirajam.”
Sumber: http://nationalreport.net/assam-rape-festival-india-begins-week/

Hanya Cerita Satire
Berita ini sontak membuat heboh dunia. Banyak yang tidak percaya festival ini benar-benar ada di Assam India. Dan memang ternyata berita ini hanya rekaan dari penulis National Report, Paul Horner yang mencoba menulis cerita satire atau sindiran terhadap maraknya kasus pemerkosaan di India.
Namun sebagian besar pengguna internet sudah banyak yang terlanjur mempercayai berita palsu itu. Tak pelak tulisan Festival Assam di National Report mendapat kritikan luas dari India dan seluruh dunia.

Terlebih warga Assam yang merasa difitnah dan dicemarkan nama baik kampung mereka. Sebab, sejak diterbitkan pertama kali, artikel tentang festival Assam telah menyebar di 212 ribu di Facebook dan 1.800 kali di Twitte .

Inilah yang memicu kemarahan para pengguna internet. Selain marah karena ini hanya artikel bohong, mereka juga menilai National Report tidak pantas membuat artikel satire bertemakan tentang isyu pemerkosaan yang tidak berperi kemanusiaan.

“Artikel penipuan dan sangat tidak etis tentang festival yang benar-benar fiktif ini. Ini adalah tindakan tidak terhormat dan mengabaikan sikap rendah hati dan tenteram warga kami,” bunyi pernyataan Kepala Kementerian di India yang dipublikasikan di Hindustan Times.
“Penjelasan dalam artikel tersebut sangat mengerikan dan berada dalam ranah iblis. Penulis artikel ini telah melakukan kejahatan keji yang tidak sesuai dengan sisi kemanusiaan,” bunyi kecaman lain seperti dilanri IBTimes.sumber

Thursday, January 31, 2013

Parah Gan! ABG di Malaysia DICABULI Ayahnya Selama Setahun

ABG di Malaysia Dicabuli Ayahnya Selama Setahun
Kuala Lumpur - Sungguh terlalu! Seorang remaja perempuan di Malaysia dijadikan budak seks oleh ayahnya sendiri. ABG berusia 13 tahun ini dicabuli ayahnya selama 1 tahun.

Lebih parah lagi, sang ayah yang berusia 46 tahun juga merekam aksi bejatnya ini dengan kamera telepon genggamnya. Tidak hanya itu, dia kemudian menjual video rekaman tersebut kepada teman-temannya.

Demikian seperti diberitakan Harian Metro dan dilansir The Star, Jumat (1/2/2013).

Korban merupakan anak bungsu pelaku dari total 4 anaknya. Kepada polisi, korban mengaku telah mengalami tindak kekerasan dari sang ayah sejak umur 12 tahun. Dituturkan korban, sang ayah akan memukuli dirinya jika dia menolak permintaan atau perintah sang ayah.

"Pelaku tidak memperkosa korban, namun dipaksa untuk telanjang dan pelaku kemudian meraba bagian intim korban," jelas seorang sumber yang ikut menangani kasus ini.

"Pelaku juga merekam aksi cabulnya ini dengan telepon genggamnya," imbuhnya.

Kepala Kepolisian Wilayah Kangar, Inspektur Abdul Rahman Mohd Noordin menyatakan, ibu korban kemudian mengajukan laporan ke polisi. Laporan diajukan setelah korban melawan dan menyerang sang ayah pada Senin (28/1) dan kemudian memberitahu ibunya.

Tidak dijelaskan lebih lanjut soal keberadaan sang ibu selama korban mendapat perlakuan tak senonoh dari sang ayah. "Korban dipaksa untuk melucuti seluruh pakaiannya sebelum dicabuli di ruang keluarga," jelas Inspektur Rahman sumber

Tuesday, January 22, 2013

Disekap 10 Hari, Gadis ABG Diperkosa 6 Pemuda?

Gadis ABG Diperkosa 6 Pemuda
Kasus perkosaan terhadap anak di bawah umur masih saja terjadi. Di Kefamenanu, Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, seorang anak baru gede (ABG) berinisial R (14), siswi VIII dua salah satu SMP di Kota Kefamenanu, disekap dan diperkosa enam pemuda. Salah satu pelaku adalah AM (18) yang tak lain adalah pacar R sendiri.

Korban diketahui menghilang sejak 5 januari 2013. Peristiwa yang menimpa (R) bermula saat R pulang dari BRI untuk membayar pajak tanah, dia kemudian diajak oleh seseorang yang ia kenal. Korban lalu dibawa ke sebuah rumah kosong. Di sana korban dipaksa buka pakaian lalu diperkosa.

Menurut keterangan seorang saksi, Eman Obawala, di kantor polisi, R diketahui disekap lagi dalam rumah seorang warga di kawasan Tanah Putih Kefamenanu. Saksi itu mengaku berusaha meloloskan korban, tetapi tidak berhasil.

"Kami berupaya untuk lari, tetapi ada banyak anak yang mabuk dan duduk di depan pintu. Saat saya masuk, korban ceritakan kalau dirinya sudah disetubuhi oleh beberapa orang. Namun, akhirnya bisa lolos lantaran saat itu, para pelaku lengah dan mandi di kali," ungkap Eman, Selasa (22/01/2013).
Saat menjalani pemeriksaan di unit SPK Polres Timor Tengah Utara, korban terlihat masih trauma. Korban didampingi oleh Yayasan Amnaut Bifel Kuan (Yabiku), salah satu LSM lokal yang bergerak dalam bidang perlindungan anak di bawah umur.

"Dari pengakuannya sebelum kami damping di kantor polisi, korban mengaku mengalami kekerasan seksual berulang-ulang oleh beberapa orang selama hampir 10 hari saat disekap di rumah warga," kata Filiana Tahu, Direktris LSM Yabiku.

Kapolres TTU AKBP I Gede Mega Suparwitha mengatakan, kasus pemerkosaan ini ditangani unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres TTU. "Kami masih mendalami kasus tersebut dengan memeriksa sejumlah saksi," kata Suparwitha sumber

Friday, January 4, 2013

Remaja Ini Pemerkosa India Paling Brutal

Remaja Ini Pemerkosa India Paling Brutal
Kasus Pemerkosaan  – Memperkosa dua kali dan menarik usus korbannya dengan tangan kosong, remaja yang salah satu tersangka pemerkosaan massal yang menghebohkan India ini ternyata paling brutal.

Hal ini diungkapkan oleh Kepolisian Delhi terkait pemerkosaan massal di sebuah bus pada 16 Desember lalu. Korban adalah seorang fisioterapis berusia 23 tahun yang meninggal dunia setelah dirawat di Singapura.
Si tersangka remaja memperkosa korban sebanyak dua kali, salah satunya ketika korban tak sadarkan diri. Remaja ini juga menarik usus korban dari tubuhnya dengan tangan kosong dan menyarankan untuk melempar korban dari bus.

“Diantara para pemerkosa, dua orang sangat barbar. Ram Singh, tersangka utama dan si pemuda (yang belum bisa disebutkan namanya),” demikian salah seorang opsir di Kepolisian Delhi.
Polisi masih menunggu hasil uji tulang untuk memastikan usia si remaja ini. Aparat menduga usianya belum 18 tahun karena ia hanya punya ijazah sekolah. Tak dijelaskan jenjang sekolah si pemuda brutal itu.
Singh dan si pemuda sama-sama memperkosa sebanyak dua kali. Singh adalah pemerkosa pertama, diikuti si pemuda kemudian tersangka lain bernama Akshay. Korban kemudian pingsan, sementara Singh dan si pemuda memperkosanya lagi.

Menurut penelusuran polisi, pemuda ini datang ke Delhi pada 2007. Di hari naas itu, ia berada di daerah kumuh Ravi Das, tempat tinggal Singh. Ia menagih utang Singh sebanyak 8.000 rupee. Di tempat inilah si pemuda ini bertemu para tersangka lainnya.

Sekitar pukul 21.30, ia membunyikan siulan khususnya untuk memancing korban dan kawan prianya ke dalam bus. Kendaraan itu kemudian bergerak ke arah yang berbeda, agar korban dan kawannya bingung.
Satu-satunya pintu yang berfungsi ditutup. Saat kawan korban keberatan, Singh mengeluarkan kalimat seronok yang berujung pada perseteruan. Si pemuda ikut dalam perseteruan itu, membela Singh.
Akhirnya Singh menyerang kawan korban di kepalanya dengan sebatang besi yang akhirnya menjadi senjata untuk memukuli kedua korban. Keduanya cedera parah, namun korban pemerkosaan meninggal dunia beberapa hari lalu di Singapura sumber